Banyak orang mengira sakit pinggang adalah hal biasa dan mengatasinya dengan pijatan. Padahal bisa jadi rasa sakit berasal dari gejala gangguan saraf pinggang yang berbahaya dan pemeriksaan lebih lanjut.
Terlambat menyadarinya bisa menimbulkan risiko kesehatan yang lebih parah, seperti sulit BAB hingga berjalan.
Tidak ingin terlambat mengatasinya, Anda sebaiknya simak dulu seperti apa gejala yang jadi tanda bahaya ini.
Gejala Gangguan Saraf Pinggang yang Parah
Melansir Harvard Health Publishing, gangguan saraf terjadi akibat kompresi saraf di sepanjang jalurnya mulai dari leher, pergelangan tangan, hingga pinggang. Tekanan akan terjadi pada jaringan di sekitarnya, seperti otot, tulang, dan tendon.
Gejala gangguan saraf ini bisa bervariasi dari sementara sampai kronis. Gejala meliputi kesemutan atau nyeri menusuk biasanya bersifat sementara dan dapat hilang sendiri.
Namun, gejala yang parah harus Anda waspadai antara lain:
1. Kesemutan Parah hingga Mati Rasa
Kesemutan adalah gejala yang umum pada awal gangguan saraf pinggang, tapi waspadai jika sampai mati rasa.
Gejala ini biasanya akan muncul ketika kesemutan diabaikan dan terjadi terus menerus secara intens.
Anda tidak akan merasa kesemutan hilang walaupun sudah beristirahat cukup lama. Saat pinggang mati rasa, Anda mungkin akan sulit untuk duduk atau berdiri setelah tiduran.
2. Nyeri Punggung hingga Leher
Rasa nyeri yang berpusat pada pinggang masih tergolong ringan, tapi tidak jika menjalar hingga leher.
Biasanya, gejala ini muncul karena Anda sering menahan sakit pinggang tanpa penanganan lanjutan.
Akibatnya, kompresi saraf menjalar berjalan sampai ke bagian leher. Jika sudah sampai pada tahap ini, Anda akan merasa sulit menggerakkan tubuh dan menjalani aktivitas harian.
3. Fungsi Organ Dalam Terganggu
Bukan hanya mengganggu otot, gejala gangguan saraf yang parah pada pinggang juga akan berdampak pada organ dalam. Fungsi organ seperti pencernaan dan kandung kemih juga terganggu.
Anda mungkin akan mengalami masalah sulit BAB bahkan buang air kecil. Masalah ini hanya bisa diatasi dengan berkunjung ke dokter spesialis tulang belakang untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
4. Sulit Mengontrol Mobilitas Tubuh
Gejala yang paling parah adalah Anda mulai kehilangan kontrol terhadap tubuh yang sudah sampai tahap komplikasi. Penyebabnya adalah kompresi saraf yang menjalar pada otot paha, betis, hingga kaki.
Ketika saraf terkompresi bahkan meradang, maka fungsi mobilitas khususnya kaki akan terganggu. Anda tidak akan mampu menggerakan anggota tubuh tersebut secara bebas kembali.
Jangan abaikan semua gejala gangguan saraf pinggang yang sudah parah atau komplikasi ini. Anda harus segera periksa ke dokter untuk mendapat pengobatan lebih dini.
Kunjungi RS St. Carolus yang memiliki tim dokter spesialis tulang belakang ahli untuk mendiagnosis dengan tepat.
Selain dokter, dengan peralatan medis yang canggih, Anda juga bisa mendapat pengobatan yang tepat sasaran.